Ads 468x60px

Labels

06 December 2013

Kopdar Seru di Jantung Ibukota Jakarta Selatan

Pegiat sosial media, (hampir) setiap harinya berkutat dengan dunia online. Tak heran banyak diantaranya melengkapi bagian hidupnya dengan beberapa macam gadget. Masing-masing gadget yang dimilikinya berperan sesuai dengan kebutuhan dan bahkan sesuai dengan keinginan. Semua itu tak lepas dari tuntutan profesi untuk mengimbangi perkembangan teknologi informasi yang makin maju.

Dalam keseharian, para pegiat sosial media ini berupaya untuk mendapatkan dan berbagi informasi terbaru, dari mana saja dan dari siapa saja. Kebanyakan, mereka melakukannya tanpa beban karena dasarnya adalah ikhlas. Istilah dalam bahasa orang asing menyebutkan 'nothing to lose'. Atas dasar keikhlasan itulah, informasi dari mereka selalu banyak dinantikan oleh teman-temannya dan para pengikutnya.

Namun, dari semua catatan diatas, bukan berarti mereka tak bersosial di dunia nyata. Tak sedikit dari mereka, janjian untuk saling bertemu dan berkumpul di suatu tempat yang dianggap sebagai waktu yang nyaman untuk saling ngobrol bersama. Mereka menyebutnya kopdar atau 'kopi darat'.

Seringnya aktivitas kopdar inilah akhirnya ada yang menyebutknya dengan kalimat 'kopdaran'. Selain enak diucapkan, terkesan adanya suatu aktivitas yang menyenangkan di dalamnya (menurut saya). Untuk penyesuaian waktu dan tempat kopdar, kebanyakan dilakukan secara spontan. Jika memang ditentukan bersama, tak jarang mereka melakukan percakapan bersama (confrence) untuk mencapai kata mufakat.

Secara pribadi, kopdar itu selalu menyenangkan. Bertemu dan saling menyapa secara langsung, ngobrol langsung secara bersama-sama tanpa melalui media (gadget). Bercanda tawa secara lepas, hingga bisa saling berbagi informasi yang tidak ada di dunia online. Namun, tak jarang ada yang memanfaatkan (baca: modus) untuk mendapatkan jodoh :D

Banyaknya kegiatan kopdar yang dilakukan, lokasi juga menjadi bahan pertimbangan untuk saling bertemu. Selain nyaman dan menyenangkan, asal tidak saling terganggu dan mengganggu dengan lingkungan sekitaran lokasi kopdar.

Tak dapat dipungkiri, lokasi kopdar di Jakarta yang favorit masih seputaran mall dan tempat makan. Bosan memang, namun apa mau dikata lagi? Karena di mall bisa sekalian jalan-jalan, lihat-lihat barang yang dijual di toko, tempatnya juga luas jika betah kopdaran sambil berdiri. Sedangkan untuk kopdaran di tempat makan (baca: restoran atau depot), bisa langsung memesan makan-minum sepuasnya (asal mampu membayarnya).

Pengalaman pribadi mengikuti berbagai event kopdar, lokasi kopdaran yang menurut saya menyenangkan adalah Passer Koeningan. Tempat makan semacam pujasera (food court) yang terletak di jantung ibukota Jakarta, jalan H.R. Rasuna Said Kav. C-22, Plaza Festival, Jakarta Selatan.

Kopdar (Silaturahmi) Blogfam


Selain desain konsepnya yang bertemakan "Djakarta Tempo Doeloe", titik spot yang paling favorit adalah di beranda luar (outdoor setting - lantai 2). Pada malam hari, tempat tersebut menyuguhkan pemandangan yang menarik dimana terlihat lampu kelap-kelip diantara bangunan dengan konsep modern ala Jakarta. Tak heran, jika pemandangan tersebut dijadikan sebagai latar belakang foto-foto kopdaran bersama teman-teman.




Menurut kabar, tempat ini bisa memuat hingga 500 orang dan menyediakan berbagai macam makanan-minuman hingga camilan. Untuk makanannya, banyak magersari (tenant) menyediakan berbagai masakan ala Nusantara Indonesia. Secara pribadi, sebagai penikmat kuliner masakan Indonesia, tempat ini laksana surga bagi saya. Secara keseluruhan dari makanan dan minuman yang ditawarkan, cukup mengundang selera bagi anda yang ingin kopdaran di sana. Untuk harga? Hm.. Cukup lumayan untuk ukuran kantong mahasiswa dan bagi para pegiat sosial media yang rata-rata memiliki penghasilan sendiri :)

Bagi para pegiat sosial media yang suka dengan aktivitas kopdar menyenangkan, tak ada salahnya untuk mencoba tempat yang saya anggap paling favorit saat ini. Selain nyaman, akses untuk menuju lokasi sangat mudah bila menggunakan transportasi umum, misalnya TransJakarta. Adanya beberapa titik jaringan internet wify, membantu teman-teman untuk melaporkan secara langsung keseruan kopdaran melalui akun jejaring sosial.

Kopdaran hingga lupa waktu? Sepertinya tidak berlaku apabila kopdar di tempat tersebut. Pelayanan dari pihak pengelola plaza, membatasi hingga jam 22:00 WIB. Seolah-olah anda mendapatkan notifikasi secara tidak langsung, tentunya hal ini sangat membantu bagi anda yang memiliki 'jam malam' untuk keluarga di rumah.

Bagaimana jika masih ingin berlanjut? Saya hanya bisa menyarankan, turun ke lantai bawah dan segera mencari tempat duduk di salah satu outlet yang buka hingga 24 jam, sebut saja SEVEL :D

Selama kopdaran itu masih menyenangkan, tidak ada salahnya jika dilanjutkan hingga waktu yang sudah ditentukan sendiri. Sarana transportasi untuk pulang ke rumah? Armada taksi yang berwarna biru, putih, kuning dan lainnya, siap mengantarkan anda hingga tujuan.

Apakah kalian mempunyai tempat kopdaran yang menarik selain yang saya posting di sini? Yuk! Silakan posting di blog kalian, bagi informasinya semenarik mungkin agar teman-teman yang membutuhkan lokasi kopdaran bisa terbantu.

Kapan kita kopdar lagi?

nb: foto-foto dari album FB @salman_faris, dimana dalam foto itu, akun saya di tag olehnya. Foto-foto di atas saat saya dan istri sedang kopdaran bersama Komunitas Blogfam setelah lebaran.

2 komentar :

  1. Di fX juga bisa jadi pilihan. Meski rata2 tenant akan menerima last order sekitar jam 9 atau 9.30 malam karena jam operasional hanya sampai jam 10 malam, tapi ada satu dua tenant yang buka sampai lewat tengah malam. Lokasi di pinggir jalan, ngga jauh dari halte Traja Gelora Bung Karno.

    ReplyDelete