Ads 468x60px

Labels

18 March 2013

Daya Tarik Surabaya Bagi Wisatawan Asing

Kota Surabaya yang selama ini dikenal sebagai kota Pahlawan dan ibukota Jawa Timur, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing. 

Sejak tahun 2010, Surabaya kedatangan tamu dari wisatawan asing yang menggunakan kapal pesiar berstandar internasional. Nama kapal tersebut adalah Albatros dan Seabourn Legend, keduanya tercatat pernah bersandar di pelabuhan Tanjung Perak 2-4 kali dalam setahun.

Pada akhir bulan Februari 2013 kemarin, kapal pesiar MV Rotterdam milik perusahaan Holland America Lines bersinggah di kota Surabaya. Hal tersebut dikuatkan oleh pernyataan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya, Wiwiek Widayati.

Kapal pesiar yang memuat 1300 penumpang, 130 orang diantaranya mengikuti paket reguler tur keliling kota Surabaya. Perjalanan wisatanya meliputi Kebun Binatang Surabaya (KBS), Balai Kota Surabaya, Patung Joko Dolog, Monumen Kapal Selam (Monkasel), Pasar Bunga Kayoon, dan House of Sampoerna. Sedangkan sisanya (yang tidak mengikuti paket reguler) menyebar ke seluruh Surabaya dengan agenda masing-masing, salah satunya ke makam Kembang Kuning, tegas Wiwiek.

Rombongan wisatawan asing yang terbagi hingga 4 bus, disambut Wali Kota Surabaya, Ibu Tri Rismaharini diiringi tarian tradisional Lenggang Surabaya di Balai Kota Surabaya. Layaknya tamu agung, rombongan disuguhi aneka jajanan dan minuman khas Surabaya.

Sambil menikmati hidangan, rombongan diajak berkeliling Balai Kota Surabaya yang merupakan bangunan gedung peninggalan Belanda, yang kini difungsikan sebagai gedung pemerintahan.

Sebagai tuang rumah, Ibu Tri Rismaharini sangat antusias menjelaskan detail gedung kepada para wisatawan. Tak ketinggalan filosofi simbol Kota Surabaya juga diterangkan dengan jelas kepada peserta tur. Rombongan juga diajak masuk ke ruang kerja wali kota. Tak sedikit diantara mereka yang mengambil gambar detail ruangan dengan kamera yang dibawa.

Thomas Schrader, wisatawan dari Amerika Serikat tampak terlihat kagum dengan bangunan balai kota Surabaya. Walau kunjungan ini pertama kali baginya, namun Thomas sangat kagum dengan keramahan warga Surabaya dan kulinernya (sambil mengunyah onde-onde).

Sebagai warga yang lahir di Surabaya, saia patut berbangga karena Surabaya mulai diperhitungkan dalam dunia kepariwisataan global. 

0 komentar :

Post a Comment